
Nama : Chairil Anwar
Tempat,Tanggal lahir : Medan, 26 Juli 1922
Ayah : Toeloes
Ibu : Saleha
Istri : Hapsah Wiraredja
Anak : Evawani Alissa
Wafat : 28 April1949
Pendidikan :

Mungkin pembaca sekalian udah tau mengenai kisah JOHN TITOR si penjelajah waktu dari tahun 2036., seorang tentara Amerika yang mengaku mengemban misi ke tahun 1975 untuk mengambil komputer portable pertama di dunia yaitu IBM 5100 untuk menyelesaikan masalah komputer UNIX di masanya. Sebelum kembali ke masanya, John titor singgah di tahun 2000(November)-2001 untuk memperingatkan orangtuanya akan bahaya-bahaya masa depan, Sebelum kembali ke masanya tanggal 21 Maret 2001, dia telah memberikan banyak informasi di sebuah forum., selain informasi john titor juga memberikan beberapa prediksi tentang masa depan
Setelah 'Crop Circle' booming, kini penulis akan memperkenalkan istilah baru kepada anda semua yaitu 'Geoglif'. Sebenarnya apa itu Geoglif ? Jadi geoglif itu adalah gambar di permukaan bumi, kanvasnya aja permukaan bumi,sudah pasti gambar yang dihasilkan sangat besar kaya crop circle gitu dah. Tapi kenapa istilah ini tidak se-booming Crop Circle., itu mungkin karena tempat ditemukannya gambar-gambar ini belum mendunia seperti halnya crop circle., geoglif hanya ditemukan di satu tempat di daerah Peru, tepatnya di Nazca. Nazca sendiri terletak di selatan Peru, 400 kilometer dari Ibukota negara itu, Lima, dan oleh karena itu gambar-gambar ini disebut juga Garis-Garis Nazca. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak tulisan berikut ini....Kalau kau mau kuterima kau kembali Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiriKutahu kau bukan yang dulu lagi Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kembali Untukku sendiri tapi
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.
Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipanggang diatas apimu, digarami lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut
Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ? Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras, bermata tajam Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu…… Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !